Carpe Diem

Istilah dalam bahasa latin yang artinya “petiklah hari”. Dalam bahasa inggris, diartikan seize the day.

Berasal dari puisi berbahasa latin tahun 23 sebelum Masehi. Prosa panjangnya seperti ini

” aetas: carpe diem, quam                                minimum credula postero.”

“(seize the day, trusting as little as possible in the next day)”

Konsepnya sering disalah artikan sebagai menikmati hari atau “makan dan minumlah, karena esok kita mati” (Bible words). Pengertiannya justru lebih kepada mempercayai masa depan dimana kita jangan menunda atau mengoptimalkan waktu sekarang yang kita punya.

Mendapat istilah ini dari drama korea Empire of Gold, drama Korea yang ga bisa diharepin buat cinta-cintaan apalagi happy ending (hohoho). Waktu itu, si antagonis-pemeran yang menentang pemeran utama sedang bermonolog, dimana dia ingin terus berusaha mencoba, meskipun kayaknya mustahil, kemudian dia bilang carpe diem. Wow, that’s great scene! Meskipun keseluruhan adeganya atau jelasnya si antagonis itu mau ngapain, tapi wajah dan ekspresi si pemain memorable sampai sekarang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s