REKAP TEORI KOMUNIKASI

Teori-Teori Ilmu Komunikasi-Rekap Pengetahuan dan Ilmu dari  Kuliah “PERSPEKTIF TEORI KOMUNIKASI ” SEP-DES 2014

Komunikasi dalam pengertiannya secara umum atau common sense atau bisa juga dikatakan menurut pemikiran diri ini secara umum (baca : apa yang terpikirkan saat mendengar kata komunikasi) berarti “hubungan dengan orang lain” atau “berhubungan dengan sesama”. Selain itu, pikiran ini juga mengartikan bahwa komunikasi berarti berbicara dengan orang lain atau “bagaimana berhubungan dan berbicara dengan orang lain”. Setelah kuliah selama ini, mendengar pengertian paling umum dari komunikasi yang didefinisikan secara ilmu, yaitu “penyampaian pesan kepada komunikan (penerima) kepada komunikator (sumber)”.

Berbicara mengenai teori-teori dalam komunikasi, berbicara mengenai teori-teori dalam berhubungan dengan orang lain atau bagaimana hubungan-hubungan antar orang lain. Berbicara secara sosial dimana komunikasi adalah ilmu sosial yang luas atau dikatakan dikenal sebagai ilmu yang hermeneutik (hermeneutika-salah satu jenis filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna). Dari berbicara mengenai hubungan antar pribadi, hubungan antar kelompok, hubungan antar hubungan dalam masyarakat, sampai hubungan dengan diri sendiri-bagaimana berkomunikasi dengan diri sendiri. Berikut ringkasan atau rekap secara ringkas mengenai Teori-Teori dalam Ilmu Komunikasi :

1. Teori Kognisi Diri :

– Disonansi Kognitif (menurut Festinger) = perasaan yang tidak nyaman dirasakan akibat sikap, pemikiran, dan perilaku yang tidak konsisten. Contohnya, seseorang yang melakukan justifikasi (pembenaran, pembelaan) atas perbuatannya yang tidak sesuai dengan perkataannya.

– Interaksionisme Simbolik (menurut Mead) = suatu pemikiran atau ide mengenai diri sendiri dan hubungannya dengan masyarakat. Adanya konsep diri “Siapakah saya?” dimana seseorang berkaca nengenai gambaran diri kita dalam masyarakat. Adanya konsep Subjek itu “I” dan Objek itu “Me”

2. Teori Awal Hubungan

– Uncertainty Reduction Theory (Berger & Calabrese) = komunikasi yang digunakan untuk pengurangan ketidakpastian yang timbul antara orang yang saling berkenalan.

– Pelanggaran Harapan (Burgoon) = konsep Ruang Personal dan jarak-jarak melingkupi seorang individu dengan lingkungan sosial. Ada tahapan jarak-jarak dalam lingkungan sosialnya dimana individu tersebut memiliki harapan-harapan untuk berhubungan sosial sesuai dengan tahapan jarak-jarak sosial. Jarak intim-jarak personal-jarak sosial-jarak publik.

3. Teori Perkembangan Sosial

– Penetrasi Sosial (Altman & Taylor) = teori yang menjelaskan proses huhungan yang bergerak ke arah yang lebih intim. Hubungan yang terjadi dari mulai berkenalan hingga lebih intim diibaratkan dengan mengupas bawang, dimana dalam bawang terdapat lapisan-lapisan yang menggambarkan tahapan proses hubungan.

– Pertukaran Sosial (Thibault & Kelley) = manusia yang saling berhubungan melakukan pertukaran dan mengenai penerusan suatu hubungan atau tidak dengan adanya “cost” dan “reward” dari pertukaran dalam hubungan.

4. Teori Pemeliharaan Hubungan

– Dialektika Relasional (Baxter & Montgomery) = gesekan-gesekan dan tarik-ulur yang terjadi dalam suatu hubungan. Dalam berhubungan, terkadang timbul pertentangan2 yang diibaratkan menurut teori ini bahwa menjalin suatu hubungan seperti saling menarik tambang dan menaiki sepeda beroda satu.

-Manajemen Privasi (menurut Petronio) = teori mengenai batasan privasi bagaimana mengatur informasi-informasi yang akan dikemukakan.

5. Teori Komunikasi Kelompok

– Groupthink (Janis) = grup dalam grup, forum dalam suatu forum, genk dalam genk; adanya kelompok kecil di dalam suatu kelompok yang mengatur pemikiran yang mendasari kelompok yang besar atau kelompok yang sebenarnya.

– Strukturasi (Giddens, dkk) = komunikasi yang terjalin secara struktur-struktur sosial dalam suatu kelompok organisasi. Apakah berbicara secara formal kepada atasan atau senior?

6. Teori Komunikasi Organisasi

– Budaya Organisasi menurut Deal & Kennedy; Schein

– Asimilasi Organisasi menurut Jablin

7. Teori Persuasi

– Penilaian Sosial menurut Sherif
– Model Kemungkinan Elaborasi menurut Petty & Cacioppo

8. Teori Kepemimpinan

– Likert’s Four Systems
– Leadership menurut Bass

9. Teori Komunikasi Publik

-Retorika (menurut Aristoteles) = seni berpidato atau menggunakan kata-kata yang indah.

– Dramatisme (menurut Burke) = teori mengenai komunikasi yang terjalin secara drama yang diibaratkan bahwa hubungan dan komunikasi yang terjalin berdasarkan pentas di panggung drama. Komunikasi yang terjalin dalam teori dramatisme berdasarkan perasaan rasa bersalah (guilty). Ada konsep “victimage”, yaitu sebagai korban (bahasa korban).

10. Teori Komunikasi Termediasi

– Kekayaan Media
-Uses &Gratifications

11. Teori Komunikasi dan Kebudayaan

– Dimensi-Dimensi Budaya (Hofstede) = komunikasi berdasarkan budaya yang dianut berdasarkan pengelompokkan, seperti konsep-konsep “masculinisme-feminisme”, “power distance”, dan “uncertainty avoidance”.

– Face-Negotiation (Ting-Toomey) = komunikasi dalam negosiasi antar individu-bagaimana negosiasi muka yang dilakukan. Konsep-konsep seperti : “passive-aggression”, “emotional expression”, “avoiding”, “accomodating”, “compromising”, “dominating”, dan “integrating”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s