MENGELOLA LINGKUNGAN ORGANISASI

Organisasi atau suatu perusahaan yang berdiri dan berjalan dan beraktivitas sehari-hari secara rutin daapt saja berubah. Hal ini dikarenakan ketidakpastian lingkungan mengitarinya. Perubahan bisa saja terjadi dan dapat kapan saja terjadi, di dunia ini tidak ada yang pasti dan yang pasti selalu terjadi adalah perubahan. Lingkungan organisasi baik lingkungan dalam maupun lingkungan luar dapat berubah-ubah dan menentukkan pergerakkan atau aktivitas organisasi. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu pengendalian organisasi atau ibaratnya “peredam” yang berfungsi memperkirakan adanya perubahan lingkungan atau kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang terjadi. Bagaimana seharusnya organisasi atau suatu perusahaan beradaptasi dengan lingkungan atau perubahan lingkungan yang bisa kapan saja terjadi.

Salah satu hal perlu diperhatikan pertama-tama adalah Struktur Organisasi. Suatu organisasi memiliki struktur yang sangat kompleks dengan bagian-bagian atau divisi-divisi yang beragam. Dimulai dari proses input hingga outpout yang menghasilkan sesuatu yang dilakukan dengan pembagian-pembagian pekerjaan secara mekanis sesuai dengan kekhususan atau spesifikasinya yang biasanya kita kenal dengan divisi atau departemen. Dalam organisasi ada suatu “inti teknis”, yaitu dimana pekerjaan utama organisasi dilakukan atau bagian internal yang bekerja untuk menghasilkan output yang utama atau tujuan dari organisasi tersebut. Bagian “inti teknis” ini sebaiknya ditutupi atau dilindungi oleh bagian-bagian lain yang berada di luar atau bekerja secara eksternal untuk mengamati keadaan lingkungan sehingga organisasi dapat memperkirakan atau melakukan forecasting-peramalan masa depan atas apa yang bakal terjadi.

Buffers (peredam)

Thompson (1967) dalam Organization in Action seperti yang dikutip dari Lubis dan Huseini (2009) mengatakan “inti teknis” dalam organisasi sebaiknya dikelilingi dengan sejumlah peredam yang berfungsi menutup “inti teknis” ini menjadi bagian yang internal. Peredam atau buffers ini membuat kondisi inti, yaitu “inti teknis” menjadi sebuah sistem yang tertutup agar dapat bekerja secara efisien dan aman dari gangguan atau ketidakpastian lingkungan yang terjadi. Contoh buffers dalam organisasi, misalnya Bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang) untuk melakukan riset, Bagian Keuangan untuk melihat keadaan kas agar dapat menentukan biaya-biaya organisasi, Bagian Pembelian untuk menjaminnya persedian bahan-bahan baku, dan Bagian Pemasaran untuk mempromosikan penjualan.

Boundary Spanning (Elemen-Elemen Perbatasan)

Jika buffers berfungsi untuk meredam keadaan lingkungan yang tidak pasti dengan perusahaan, elemen-elemen perbatasan memiliki fungsi khusus untuk melakukan pertukaran informasi antara oranisasi dengan lingkungannya. Elemen-elemen perbatasan menghubungkan dan menyelaraskan organisasi terhadap unsur-unsur penting dari lingkungan organisasi yang mengitarinya. Bagian ini melakukan pertukaran informasi dan juga mengkoordinasikan rencana-rencana dan kegiatan yang akan dilakukan serta mempresentasikan organisasi terhadap lingkungannya. Jadi, dapat dikatakan boundary spanning berfungsi sebagai suatu penghubung organisasi dengan lingkungannya. Misalnya, Bagian Humas dalam suatu perusahaan dan Bagian Riset Pasar yang melakukan riset untuk melihat perubahan selera konsumen.

Selain mengelola struktur organisasi untuk menghadapi ketidakpastian lingkungan, organisasi juga dapat mengendalikan lingkungan atau membentuk suatu keadaan lingkungan yang tidak membahayakan organisasi. Bentuk-bentuk pengendalian lingkungan organisasi yang dapat dilakukan antara lain :

Merger

Organisasi dapat melakukan integrasi atau penyatuan secara merger. Misalnya perusahaan-perusahaan yang melakukan merger dikarenakan tidak mampu untuk berdiri sendiri atau berhemat dalam biaya sehingga bersatu dengan perusahaan lain yang sejenis atau memiliki jenis bisnis yang sama atau tidak jauh berbeda.

Joint Venture

Jika merger adalah penyatuan, maka joint venture adalah bentuk kontrak join atau kerja sama. Hal ini dilakukan melalui ikatan yang bersifat formal yang bertujuan untuk menjamin biaya yang tidak terlalu besar ditanggung sendiri.

Kooptasi (Cooptation)

Usaha ini pada dasarnya adalah meng-hijack orang untuk bekerja di organisasi, Kooptasi adalah usaha mengadopsi sesorang yang dianggap penting dari lingkungan, untuk masuk menjadi anggota organisasi. Misalnya saja yang sering terlihat, banyaknya pejabat pemerintah yang memiliki posisi atau kedudukan sebagai komisaris perusahaan swasta. Hal ini dimkasudkan untuk penghindaran tindakan pemerintah yang dapat merugikan organisasi karena para pejabat tersebut akan mempunyai perhatian kepada perhatian organisasi.

Interlocking Directorate

Seseorang yang diadopsi menjadi suatu organisasi atau diberi kedudukan penting dalam organisasi dengan tujuan orang tersebut menjadi saluran komunikasi antar organisasi. Sessorang yang diadopsi ini adalah seseorang yang mempunyai kedudukan yang penting dari organisasi yang lain. Pada dasarnya pengertian interlocking directorate sama dengan kooptasi.

Pengangkatan Eksekutif

Cara ini dimana pengangkatan seseorang yang mempunyai kedudukan penting atau berpengaruh dala lingkungan, diadopsi oleh organisasi. Hal ini dapat memberikan kesempatan yang baik untuk membina hubungan dengan lingkungan tempat asal “eksekutif” tersebut. Misalnya, pemberian kedudukan atau jabatan untuk pensiunan jendral angkatan udara di perusahaan penerbangan dikarenakan pensiunan jendral tersebut sudah berpengalaman dalam lingkungan penerbangan.

Referensi :

Lubis dan Huseini. Pengantar Teori Organisasi Suatu Pendekatan Mikro. Departemen Ilmu Adminsitrasi FISIP UI. 2009.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s