Digital Immigrant Generation vs Digital Native Generation

Gaptek. Gagap teknologi, atau bila dikatakan atau didefinisikan dengan kata-kata atau kalimat yang formal berarti, orang yang tidak ahli atau kurang ahli dalam penggunaan teknologi. Meskipun, dimana-mana kita bisa melihat hampir semua orang menggunakan smartphone dimanapun berada dan juga melakukan jejaring-media sosial untuk berhubungan seperti komunikasi dengan WA, Facebook, Path, Twitter, Snapchat, dan selfie yang di-share dengan Instagram. Ada sekelompok orang yang masih belum “mengikuti” arah keadaan atau budaya atau tren sekarang ini.

Biasanya orang-orang yang gaptek, orang tua atau generasi tua  yang lahir sebelum adanya perkembangan teknologi. Manuel Castells, seorang ilmuwan dan filsuf yang meneliti mengenai perkembangan komunikasi masyarakat pada teknologi jejaring media sosial mengatakan suatu konsep “masyarakat yang tereksklusi”. Suatu hari (mungkin sekarang sudah terjadi) akan ada Kelompok Negara keempat (Negara pertama dan Negara kedua mencirikan kondisi negara maju dan negara berkembang) yang merupakan gabungan orang-orang dari generasi tua yang tidak termasuk kedalam social networking (jejaring media sosial). Orang-orang inilah yang “terekslusi” atau terkucilkan atau terpinggirkan dari keadaan hubungan komunikasi yang terjalin dengan menggunakan teknologi digital yang berkembang.

Ada dua istilah yang menggambarkan generasi sekarang ini yang berdasarkan gaptek dan tidak gaptek, yaitu digital Immigrant generation dan digital immigrant generation. Konsep ini disebutkan oleh konsultan pendidikan Marc Prensky pada artikelnya ditahun 2001 mengenai modern students yang berjudul Digital Natives, Digital Immigrants. Digital natives merupakan orang-orang atau generasi yang “melek teknologi” yang aktif dalam jejaring media sosial dan bisa kita lihat sekarang ini dengan membawa-membawa gadget kemanapun pergi tanpa takut adanya jambret yang tiba-tiba datang melintas. Digital immigrants merupakan generasi yang gagap teknologi, generasi orang-orang tua yang lahir sebelum lahirnya teknologi dan juga yang lahir pada tahun 1975-1995 yang masih terlihat enggan untuk benar-benar secara religius untuk menggunakan teknologi-masih memilih untuk membaca buku atau koran.

Perbedaan yang mencolok antara digital immigrant generation dengan digital native generation adalah multi-tasking dengan tidak multi-tasking. Kaum muda dizaman sekarang ini bersifat multi-tasking, misalnya dengan menelpon saat mengendarai kendaraan, meng-update status media sosial saat rapat dikantor, dan membaca pesan WA saat berbicara atau berbincang. Digital Native Immigrant dicirikan dengan ciri sebagai berikut, antara lain :

  • Freedom : menyukai kebebasan-dalam berekspresi seperti bebas mengutarakan opini dalam halaman akun media sosial.

  • Customize dan Personalize : memutuskan sesuatu dengan melakukan pemilihan karena dengan adanya kemudahan teknologi digital sekarang ini membuat kita dapat bebas memilih apa saja, misalnya menentukan tontonan yang kita suka dengan adanya Youtube dan Netflix.

  • The relationship generation : senang berinteraksi atau berhubungan dengan menggunakan media sosial.

  • Need for speed : sangat membutuhkan kecepatan dan mobilitas dalam melakukan aktivitasnya.

  • The innovators : selalu mengeksplorasi sesuatu yang baru.

Ada 3 macam Digital Native, yaitu :

  1. Avoiders : orang yang beradaptasi dengan teknologi secara lambat, misalnya memiliki smartphone dengan paket kuota internet tapi, lebih memilih membaca koran atau dosen yang memilih untuk membaca tugas mahasiswa langsung hardcopy dan menolak email.
  2. Reluctant Adopters :pengadopsi yang masi enggan menggunakan secara full atau religius kecanggihan teknologi digital-lebih update dari avoiders, sudah bisa beradaptasi dengan teknologi, tetapi tidak terlalu cepat.
  3. Eager : orang-orang yang antusias terhadap perkembangan teknologi, mudah dan cepat dalam beradaptasi dengan teknologi terbatas.

 

Referensi :
Wikipedia

Nugraha, Tuhu. (2014). WWW.HM. : Defining Your Digital Strategy. Jakarta : Upnormals Publishing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s