“Westworld (2016)” Sebuah Review Mengenai Meta Kehidupan

“Some people choose to see ugliness in this world, the disarray. I choose to see the beauty. To believe there is an order to our days. A purpose.” -Dolores Abernathy, Host-

 

Ingin sekali bisa merasakan hype-nya penonton yang menjelma menjadi fans dan benar-benar terpikat serta terikat setiap minggu mengikuti suatu hype. Beberapa bulan lalu, sempat menonton tv series baru secara live dari layanan tv kabel HBO. Selama ini belum sempat mengikuti hype-hype sejenis, seperti Game of Thrones (GOT) yang jadi favorit HBO. Sewaktu melihat ada acara baru yang fresh from the oven ditanyangkan live Senin pagi plus subtitle,tanpa pikir panjang diri ini langsung menyetel channel tersebut dan memulainya.

 

Westworld menjadi hype di US pada akhir tahun 2016 dan dapat dikatakan sebagai pengganti atau the next GOT. Jonathan Nolan (adiknya Christopher Nolan) dan partner-nya Lisa Joy mengadaptasi film yang dirilis pada tahun 1970an menjadi tv series. Nolan dan Joy mengemas film yang di-create oleh pembuat film Jurassic Park dengan tema basic manusia dengan teknologi, menjadi lebih dalam dan penuh dengan pertanyaan-pertanyaan filosofis. Makna-makna hidup, eksistensialisme, nilai, etika, dan artificial life menjadi gaung yang muncul saat mengikuti perjalanan sebagai penonton sama dengan karakter-karakter dalam acara. Saya akan berencana mengulas secara mendalam dan tiap episode, semoga bisa terselesaikan dan tersampaikan dengan baik. Banyak hal yang dapat dibahas filsafat hidup dari serial ini dan juga membuat kita bertanya-tanya mengenai arti hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s