“Legion” Menjelajahi Pemikiran Seorang Super yang Mempunyai Kelainan Jiwa

Pusing.

Hal pertama yang terlintas dikepala saat menonton episode pertama Legion. TV series ini bercerita tentang David Haller yang didiagnosis kelainan mental dan berada di psikiatris dalam waktu lama hingga muncul seorang wanita bernama Syd Barret yang akan mengubah pandangan (pemikirannya) dan juga nasibnya. Mengikuti serial yang hanya 8 episode ini seperti mengikuti perjalanan abstrak kedalam alam pikiran atau mimpi seseorang. Ditambah seseorang yang memiliki kelainan mental dengan imajinasinya yang luar biasa. Bayangkan…menonton suatu film dengan bukan hanya plot yang membuat kita bertanya-tanya, tapi dipenuhi dengan vsualisasi apik dan warna-warna yang simbolik. Yaaa menonton Legion sebenarnya menonton perjalanan dalam pikiran David-kita mengikuti perjalanan yang dialaminya melalui peglihatannya.

Spoiler………David adalah mutan yang berkekuatan sangat super dan dia tidak menyadarinya selama ini. David sebenarnya adalah anak dari Profesor X (X-Men) yang kekuatannya jauh lebih super dari bapaknya, terutama pikirannya-Profesor X merupakan mutan dengan kekuatan dari pikirannya. Ditambah, David mempunyai kelainan mental, jadi bisa dibayangkan kan’ pusingnya si David. Begitu juga kita saat menontonnya karena kita akan dibawa ikut mengikuti jalan pikiran dan pandangan atau penglihatan si David ini.

Legion menjadi serial tv baru yang sekarang lagi hype di US dan disebut bakal kayak Westworld dengan banyaknya spekulasi teori dari para fans yang menduga-duga. Legion season 1 mulai ditayangkan pada sekitar Februari 2017 dan berlanjut ke season 2 yang rencananya pada Februari 2018 ini dibuat oleh Noah Hawley yang terkenal epik dengan serial Fargo. Legion sendiri sebenarnya adalah judul komik Marvel tentang David Haller yang merupakan anak Profesor X yang memiliki banyak kepribadian didalam pikirannya yang mengilhami namanya Legion yang berarti pasukan.

Setiap chapter membuat penasaran dan bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya nyata dan mana memori David yang sebenarnya. Ditambah dengan unsur horor dan thriller yang ada di setiap chapter. Legion berhasil memikat saya untuk terus menonton hingga akhir, meskipun sejak episode awal saya menjadi pusing. Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi begitu pula dengan David. Noah Hawley seperti mengajak kita untuk mengikuti petualangan David dan ikut merasakan apa yang dia rasakan. Melalui visualisasi yang menarik dan unik, simbol-simbol pewarnaan dan bentuk, serta musik dan instrumen yang benar-benar menempel dikepala. Setiap adegan memiliki visualisasi dan background music  atau scoring yang memiliki makna tertentu. Terutama saat adegan dengan unsur-unsur horor dan ketengan yang berusaha dihidupkan yang menimbulkan rasa penasaran. Noah Hawley benar-benar jenius dan secara apik membuat gambaran serial televisi yang seperti membaca komik dengan gambaran visualisasi simbol-simbol dan penghidupan suasana yang diiringi musik tersebut. Selain itu, yang menarik adalah setting cerita yang tidak jelas berada pada zaman kapan. Apakah ini berada pada zaman X-Men Movie saat Prof. X Patrick Stewart atau X-Men Movie saat Prof. X James McAvoy. Setiap karakter tampil sangat modis dengan nuansa fashion retro tahun 1980an, tetapi setting tempat terlihat cukup canggih di zaman sekarang dan juga penyebutan e-mail yang merupakan teknologi zaman sekarang. Inilah yang membuat Legion unik karena sepertinya Noah Hawley tidak peduli dengan setting dan waktu serta crossover yang sudah menjadi pakem dari film atau serial dari Marvel Universe lain seperti Iron Man dan Captain America serta Avenger. Ini cerita mengenai Legion, David Haller seorang Mutan yang sangat kuat yang memiliki kekuatan pikiran yang tak terbatas dengan imajinasi yang sangat luas dan pertanyaan-pertanyaan yang melingkupi dirinya. Siapakah hero, villain, yang mana yang baik dan yang mana yang jahat serta “Is this real?”

Lenny Busker

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s