Mengulas “Westworld” Kembali, Alegori Filosofi Perjalanan Hidup dan Kutipan-Kutipan

What if I told you..I’m here to set you free..” -Men in Black-

Setiap manusia dan mahluk hidup memiliki kehidupan-cerita mengenai perjalanan hidupnya. Mempunyai karakter dan sikap masing-masing dan memilih dan menentukan tindakan yang akan diperbuat. Apakah akan menjadi “orang baik” (hero, protagonist) atau “orang jahat” (villain, antagonist). Sebenarnya bagaimanakah menentukan seseorang adalah hero dan siapah yang sebenarnya villain.

download (5)

Westworld mengaburkan konsep mengenai protagonis dan antagonis. Tidak ada yang baik dan yang jahat dalam serial televisi ini, serta tidak ada pemeran utama. Penonton diajak memasukiperjalanan cerita mengenai sebuah taman bernuansa dunia Barat pada masa koboi yang berisikan robot-robot yang diberi istilah host. Jika kita orang kaya yang memiliki uang begitu banyak bisa memasuki taman ini dengan membayar mahal dan melakukan sesuatu sesuka hati kita. Manusia dapat berbuat seenaknya, berbuat semena-mena dengan robot. Disinilah yang akhirnya menjadi pertanyaan. Peran apakah yang akan diambil, apakah kita akan menjadi orang baik atau kita akan menjadi orang jahat? Apakah kita akan membantu sherif menangkap perampok, memperkosa host wanita sesuka hati, pergi ke brothel dan memuaskan hawa nafsu sepuasnya, membantu perampok untuk mencuri dan menjarah barang-barang, atau hanya sekedar jalan-jalan dan foto-foto.

dolores-maze.jpg

Interaksi dan percakapan yang terjadi antara karakter host penuh dengan alegori, berupa retorika-retorika mengenai filosofi perjalanan hidup. Host terlihat sebagai meta bagi perjalanan hidup manusia di dunia sebenarnya. Bagaimana kita seorang manusia menghadapi nasib yang terjadi. Seperti kisah tragedi yang dialami oleh seorang manusia dan bagaimana manusia menghadapinya. Westworld meskipun terlihat kejam dengan konsepnya sebagai taman untuk pemuasan kebutuhan manusia akan kontrol dan tindakan semena-mena terhadap robot sebenarnya dibuat dengan tujuan untuk mempertanyakan kembali makna hidup bagi perjalanan manusia. Hal ini tergambarkan dari kutipan Dr. Ford (Anthony Hopkins) episode 2 berjudul Chestnut saat percakapannya dengan Lee Sizemore mengenai pembuatan narasi baru ditaman. Dr. Ford tidak menyetujui proyek narasi baru taman yang direncanakan oleh Sizemore.

No, I don’t think so. …. What is the point of it?

Get a couple of cheap thrills? Some surprises? But it’s not enough. It’s not about giving the guests what you think they want. No, that’s simple. The titillation, horror, elation… They’re parlor tricks. The guests don’t return for the obvious things we do, the garish things.

They come back because of the subtleties, the details. They come back because they discover something they imagine no on had ever noticed before… something they’ve fallen in love with. They’re not looking for a story that tells them who they are. They already know who they are. They’re here because they want a glimpse of who they could be.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s