KEBAHAGIAAN YANG ADA DISEKITAR KITA, KUTIPAN-KUTIPAN

Apakah hidup kita sudah bahagia? Bagaimanakah caranya bahagia, apakah kebahagiaan itu sesuatu yang dicari atau memang sudah ada pada diri kita sendiri. Pada buku Chicken Soup for the Soul (2012) Menemukan Kebahagiaan, hidup bahagia sebenarnya sudah ada pada diri kita sendiri atau ada di sekitar kita. Kebahagiaan adalah suatu yang perlu ditemukan pada perjalanan hidup kita sendiri.

Melanjutkan “Westworld” Mengenai Alegori dan Kutipan-Kutipan

  Berikut ini kutipan-kutipan mengenai alegori filosofi perjalanan hidup pada cerita “Westworld”. Posting-an ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya, mengenai peran yang dipilih dalam kehidupan perjalanan seseorang. “You can’t play God without being acquainted with the Devil.” -Dr. Robert Ford- “These violent delights have violent ends.” -Dolores Abernathy- (diambil dari Romeo and Juliet, Shakespeare) “My father

Mengulas “Westworld” Kembali, Alegori Filosofi Perjalanan Hidup dan Kutipan-Kutipan

“What if I told you..I’m here to set you free..” -Men in Black- Setiap manusia dan mahluk hidup memiliki kehidupan-cerita mengenai perjalanan hidupnya. Mempunyai karakter dan sikap masing-masing dan memilih dan menentukan tindakan yang akan diperbuat. Apakah akan menjadi “orang baik” (hero, protagonist) atau “orang jahat” (villain, antagonist). Sebenarnya bagaimanakah menentukan seseorang adalah hero dan

Teori, Apa Itu? Berbuat, Menyerap, dan Berpikir..Berpikir..

“Klo anak gadis makan di depan pintu itu pamali.” “Benda jatuh ketanah karena rindu akan asalnya”. Pak dosen mengawali perkuliahan dengan kutipan yang sebenarnya bisa disebut teori dan menjelaskannya lagi pada akhirnya, Newton menemukan buah jatuh ketanah karena adanya gaya gravitasi. Kuliah Perspektif Teori Komunikasi minggu kedua ternyata memberi banyak pengetahuan, terutama mengenai filsafat dan

Carpe Diem

Istilah dalam bahasa latin yang artinya “petiklah hari”. Dalam bahasa inggris, diartikan seize the day. Berasal dari puisi berbahasa latin tahun 23 sebelum Masehi. Prosa panjangnya seperti ini ” aetas: carpe diem, quam                                minimum credula postero.” “(seize the day, trusting as little as possible in the next day)” Konsepnya sering disalah artikan sebagai menikmati hari